Pendelegasian

Jika kita mendelegasikan kepada waktu, kita berpikir efisiensi. Jika
kita mendelegasikan kepada orang, kita berpikir keefektifan.

Banyak orang menolak untuk mendelegasikan kepada orang lain karena
mereka merasa pendelegasian membutuhkan terlalu banyak waktu dan
tenaga dan mereka dapat melakukan sendiri pekerjaan dengan lebih
baik. Akan tetapi pendelegasian yang efektif kepada orang lain
barangkali merupakan satu-satunya aktivitas yang paling berpengaruh
dan berdaya tinggi.

Dua Macam Pendelegasian
Pada dasarnya ada dua jenis pendelegasian : “pendelegasian suruhan”
dan “pendelegasian pengurusan.”

1.   Pendelegasian Suruhan

Pendelegasian suruhan berarti : “kejar ini, kejar itu, kerjakan ini, kerjakan itu, dan beritahu saya ketika sudah selesai.”. metode pengawasan satu lawan satu. Banyak orang melakukan pendelegasian seperti ini secara konsisten. Akan tetapi berapa banyak yang sebenarnya dicapai dengan cara ini ? Dan berapa banyak orang yang dapat Anda awasi atau memanajemeni jika Anda harus terlibat di dalam setiap langkah mereka.

2.   Pendelegasian Pengurusan

Pendelegasian pengurusan memerlukan pengertian timbal balik, yang jelas dan terbuka, dan komitmen yang berhubungan dengan harapan dalam lima bidang :

Hasil yang diinginkan : Ciptakan pengertian timbal balik yang jelas tentang apa yang perlu dicapai, dengan berfokus pada apa, bukan bagaimana; hasil, bukan metode. Manfaatkan waktu. Sabarlah. Visualisasikan hasil yang diinginkan.

Patokan : Identifikasikanlah batasan-batasan di mana seseorang bisa mengenali jalan yang dapat membuatnya gagal atau sukses di dalam menunaikan tanggung jawabnya. Jangan sekali-kali mengatakan apa-apa yang harus dikerjakan.

Sumber Daya : Identifikasikanlah sumber daya delegasi Anda :
keuangan, teknis, waktu.

Tanggung Jawab : Susunlah standar prestasi yang akan digunakan untuk mengevalusai hasil dalam waktu spesifik.

Konsekuensi : Tetapkan apa yang akan terjadi, yang baik maupun yang buruk, sebagai hasil evaluasi. Ini dapat meliputi imbalan keuangan, imbalan psikis, dan semacamnya. Capailah kesepakan bersama akan konsekuensi ini.

About bagusware

Aku adalah aku, dan kamu adalah kamu... Aku dan kamu pasti bisa...

Posted on 5 Desember 2010, in Motivasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: